Milan - Mantan pemain bertahan Milan Franco Baresi mengatakan Rossoneri tidak bisa membiarkan Inter dan Juventus pergi dari pengelihatan mereka.
Inter saat ini unggul enam angka dari pasukan Leonardo. Meski Baresi percaya Milan bisa bersaing, dia mengingatkan mereka tidak bisa membiarkan jarak semakin melebar.
"Kekalahan dari Udinese sungguh memalukan. Kami harus berusaha menempel Juventus dan Inter." kata Baresi kepada Milannews.it.
"Musim baru berjalan, tetapi kami harus menemukan permainan konsisten. Tim dengan penampilan konsisten adalah tim favorit. Milan harus segera unjuk gigi dalam hal ini."
Pekan ini Milan akan menghadapi Bari sebelum meladeni FC Zurich di Liga Champions di pekan berikutnya.
MY PROFIL
- Uphank
- Blog khusus para Milanisti Sejati. So kalo bukan Milanisti Sejati ga boleh masuk...
25 September 2009
Baresi: Milan Harus Kejar Juve Dan Inter
Diposkan oleh
Uphank
di
1:36:00 AM
2
komentar
Label: News
Abate Tak Pusingkan Posisi Milan
Milan - Gelandang Ignazio Abate mengatakan kekalahan 1-0 atas Udinese tidak mencerminkan jalannya pertandingan dan merasa Milan berhak mendapat hasil imbang.
Pemain berusia 22 tahun itu bertekad melupakan kekalahan tersebut secepat mungkin agar bisa berkonsentrasi melawan Bari dan dia mengakui posisi Rossoneri di klasemen mencerminkan hal yang kurang baik.
"Hasil akhir pertandingan berbohong. Hasil imbang mungkin akan lebih fair, kami bermain baik," jelas pemain tim nasional Italia U-21 itu kepada Milan Channel.
"Udinese bermain bagus, mereka memanfaatkan serangan balik dengan baik. Di babak kedua kami berusaha menyamakan kedudukan, tetapi gagal."
"Kami memulai babak kedua dengan buruk, tetapi masuknya Ronaldinho membuat kami menciptakan beberapa peluang."
"Posisi Milan di klasemen belum terlalu mengkhawatirkan, tetapi kami harus meraih angka penuh saat bermain di kandang sendiri melawan Bari," ujarnya mengakhiri.
Milan saat ini berada di posisi ketujuh bersama Chievo, Roma dan Lazio dan tertinggal enam angka dari pemimpin sementara Inter.
Diposkan oleh
Uphank
di
1:24:00 AM
0
komentar
Tanpa Karakter, Milan Diminta Lebih Kejam
Milan - Rangkaian hasil buruk AC Milan di awal musim ini berlanjut saat ditundukkan Udinese. Hasil tersebut diterima Rossoneri lantaran mereka tak berkarakter dan kurang bengis di kotak penalti lawan.
Bertandang ke Stadion Fiulli, Kamis (24/9/2009), Milan dipaksa menelan kekalahan keduanya musim ini. Gol semata wayang tuan rumah datang dari Antonio Di Natale saat pertandingan menginjak menit 22.
Milan sesungguhnya punya beberapa peluang bikin gol dalam pertandingan tersebut. Namun dari semua kans yang datang, tak satupun yang berhasil dituntaskan menjadi gol.
"Sayangnya kami tak mampu mencetak gol, tapi tim ini masih melakukan kerja yang bagus sepanjang pertandingan. Mungkin kami hanya kurang sedikit lebih bengis di depan gawang dan kami tak membuat banyak tendangan langsung," ungkap Kakhaber Kaladze di situs resmi klubnya.
Kekalahan atas Udinese tersebut membuat anak asuh Leonardo merosot posisinya ke urutan 11 klasemen dengan nilai tujuh dari lima pertandingan, tertinggal enam angka dari Inter Milan yang pada laga lain menang 3-1 atas Napoli. Hasil buruk yang diraih Milan pekan demi pekan seakan membuktikan prediksi kalau mereka tak akan mampu bersaing di papan atas.
"Jelas tak mudah melihat posisi kami saat ini, tapi kompetisi masih panjang dan kami harus terus menunjukkan semangat dan karakter karena tim membuktikan hal tersebut," pungkas bek senior berusia 31 tahun itu.
Diposkan oleh
Uphank
di
1:20:00 AM
0
komentar
Udinese vs Milan 1-0
Friuli - Kekalahan dari Udinese melengkapi duka AC Milan pada lanjutan Seri A 2009/2010. Tak ingin bertambah parah, Wakil Presiden Rossonerri, Adriano Galliani mencoba untuk menyemangati timnya.
Seperti dilansir tribalfootball.com, Kamis, 24 September 2009, pelatih AC Milan Lenoardo telah bertemu dengan Galliani. Pertemuan berlangsung sesaat setelah Milan kalah 0-1 dari Udinese.
"Saya sudah berbicara kepada Galliani. Dan menurutnya, kami telah melakukan hal yang benar saat bertemu Udinese," kata Leonardo.
"Dia juga berkata kalau kami sudah cukup berusaha untuk menyamakan kedudukan," tandas Leonardo.
Bertandang ke kandang Udinese, Stadion Friuli, Rossoneri sudah tertinggal pada menit ke-22 lewat gol yang dicetak oleh pemain Udinese, Antonio Di Natale. Skor 1-0 ini bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Nesta cs mencoba meningkatkan serangannya. Namun nasib sial menimpa Rossoneri, setelah wasit mengusir Mathieu Flamini enam menit menjelang pertandingan selesai.
Dengan 10 pemain Milan tak mampu berbuat banyak dan skor tak berubah 1-0 untuk Udinese. Ini merupakan kekalahan kedua Milan pada musim ini. Sebelumnya, Rossonerri ditekuk dihajar Inter 4-0.
Dua kekalahan ini membuat langkah Milan menuju papan atas semakin berat. Saat ini, Milan masih berada di urutan ke-11 dengan koleksi 7 poin. Sedangkan rival sekotanya, Inter berada di posisi puncak dengan 13 poin.
Susunan Pemain :
Udinese: Handanovic, Domizzi, Coda, Lukovic, Isla (Basta 27), D'Agostino, Inler, Lodi (Sammarco 83), Pepe (Sanchez 77), Di Natale, Floro Flores.
AC Milan: Storari, Kaladze, Nesta, Pirlo, Zambrotta, Oddo, Seedorf, Flamini, Gattuso (Abate 60), Inzaghi (Huntelaar 73), Pato (Ronaldinho 59).
Diposkan oleh
Uphank
di
1:16:00 AM
0
komentar
Label: Hasil Pertandingan
16 September 2009
Marseille Vs Ac Milan 1-2
Marseille - AC Milan berhasil memetik poin sempurna di Liga Champions setelah menaklukkan tuan rumah Olimpique Marseille 2-1. Filippo Inzaghi berhasil memborong dua gol Rossoneri.
Bertandang ke Stade Vélodrome, Rabu 16 September 2009, Inzaghi berhasil mencetak gol di menit 28 dan 74. Sementara gol balasan tuan rumah datang dari mantan bek Real Madrid Gabriel Heinze di awal babak kedua.
Dapat tiga poin, Milan saat ini duduk di posisi dua klasemen Grup C fase grup Liga Champions. Mereka cuma kalah agresifitas dibanding Real Madrid yang pada laga lain menang 5-2 saat melawat ke FC Zurich.
Milan sebenarnya sempat dibuat kerepotan oleh tuan rumah Marseille. Namun Milan akhirnya berhasil membuka gol di menit 28. Diawali aksi Alexandre Pato, Clarence Seedorf berhasil memberikan umpan silang yang langsung dimanfaatkan Inzaghi. 1-0 buat Rossoneri. Kedudukan ini bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Marseille mencoba bangkit dan langsung tampil menyerang. Alhasil publik Stade Velodrome bergemuruh saat Gabriel Heinze berhasil menyamakan kedudukan saat pertandingan babak kedua belum genap lima menit.
Namun tim besutan Leonardo ini tetap tampil tenang. Alhasil Inzaghi kembali berhasil menjebol gawang Marseille di menit 74. Kembali assists dari Seedorf berhasil diteruskan Inzaghi sekaligus membuat Milan unggul 2-1.
Dengan hasil ini Milan untuk sementara berada di peringkat dua Grup C setelah kalah agresivitas dari Real Madrid yang berhasil unggul 5-2 saat bertandang ke markas FC Zurich.
Susunan pemain:
Olympique Marseille: 30-Steve Mandanda; 12-Charles Kabore, 21-Souleymane Diawara, 19-Gabriel Heinze, 3-Taye Taiwo; 6-Edouard Cisse (Fernando Sanchez Morientes '88), 17-Stephane Mbia, 7-Benoit Cheyrou; 8-Lucho (Hatem Ben Arfa '74); 9-Brandao, 11-Mamadou Niang
AC Milan: 30-Marco Storari; 44-Massimo Oddo, 13-Alessandro Nesta, 33-Thiago Silva, 15-Gianluca Zambrotta; 16-Mathieu Flamini, 21-Andrea Pirlo, 23-Massimo Ambrosini (Ivan Gennaro Gattuso '58); 10-Clarence Seedorf (Ignazio Abate '90); 9-Filippo Inzaghi (Klaas-Jan Huntelaar '87), 7-Pato
Diposkan oleh
Uphank
di
5:26:00 AM
3
komentar
Label: Hasil Pertandingan, Liga Champions
07 September 2009
Milan Incar 'Kaka Baru'
Milan - Hijrahnya Kaka ke Real Madrid merupakan kehilangan yang sangat besar bagi AC Milan. Maka itu, Rossoneri, pun kini memburu pemain yang disebut-sebut penjelmaan playmaker Brasil itu, yaitu Marquinhos.
Uang sebesar 56 juta pound dari Madrid untuk memboyong Kaka tak kuasa ditolak Milan di musim panas ini. Alhasil pemain kuncinya itu pun melenggang ke Santiago Bernabeu dan bagaimana kondisi Milan setelah ditinggal pemain terbaik dunia 2007 itu?
Meski sempat menang 2-1 dari Siena di laga pertamanya, namun kekalahan telak 0-4 dalam laga melawan Inter Milan bisa jadi gambaran kalau Milan masih memiliki kelemahan.
Ronaldinho yang digadang-gadang sebagai suksesor Kaka sebagai dirijen permainan tim pun belum bisa kembali ke form terbaiknya.
Wajar Il Diavolo Rosso sedang dalam kebutuhan tingkat tinggi akan seorang pengatur permainan dan mereka pun dikabarkan mengincar darah muda asal Brasil, Marquinhos. Siapa dia?
Pemain usia 19 tahun itu bermain di klub lokal, Palmeiras, dan publik di sana menilai kalau tipe permainan Marquinhos mirip seperti Kaka. Berposisi sebagai winger kanan, Marquinhos pun fasih bermain second striker seperti yang biasa dilakoni Kaka selama enam musim di San Siro. Dan dengan umur yang belum berkepala dua, eks pemain Vitoria itu bisa jadi aset berharga Milan di masa depan.
Rumor yang beredar di Eropa sana, manajemen Milan menargetkan kalau Marquinhos akan didatangkan pada bursa transfer musim dingin nanti. Dengan diputusnya kontrak pemain Uruguay, Tabare Viudez, slot pemain non-Eropa juara 17 kali Liga Italia itu masih tersisa.
Kita tunggu saja perkembangan isu ini pada Januari 2010 nanti. Demikian yang diberitakan oleh Football-Italia.
Diposkan oleh
Uphank
di
3:57:00 PM
0
komentar
Label: Rumor
30 Agustus 2009
Ac Milan Vs Inter Milan 0-4
Milan - Memalukan!!! Mungkin itulah kata yang tepat ditujukan buat para pemain,pelatih bahkan petinggi Milan atas hasil pertandingan Derby semalam. Ya, Inter Milan berhasil merebut derby Della Madonnina musim ini. Berhadapan dengan AC Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu, 30 Agustus 2009 (dini hari WIB), Inter berhasil unggul telak 4-0.
Sangat terlihat sekali akibat kehilangan Ricardo Kaka yang dijual ke Madrid, membuat Milan gagal menemukan penampilan terbaiknya. Sebaliknya, Inter Milan yang banyak mendatangkan beberapa pemain baru harus diakui tampil cukup luar biasa.
Gol pertama Inter dicetak oleh Thiago Motta pada menit ke-28 usai menerima umpan dari Alberto Diego Milito.
Unggul 1-0 membuat gairah pasukan Joes Mourinho dalam melakukan serangan meningkat. Lewat Samuel Eto'o, Inter akhirnya berhasil mendapat hadiah penalti pada menit ke-36. Eto'o yang sukses menerobos jantung pertahanan Milan terpaksa dihentikan oleh Gatusso. Sayang, aksi pemain veteran itu dinyatakan sebagai pelanggaran oleh wasit dan pemain baru Inter lainnya, Diego Milito berhasil mengeksekusinya dengan baik.
Ketinggalan 0-2 membuat pemain-pemain Milan panik. Bahkan pada menit ke-39, Gatusso yang sudah mengantongi satu kartu kuning melakukan kesahalan fatal dengan mengganjal Wesley Sneijder. Wasitpun memberikan kartu kuning kedua pada Gatusso dan mengusirnya dari lapangan. Kondisi ini membuat Clarence Seedorf yang disiapkan menggantikan Gatusso batal masuk ke lapangan.
Faktor ini jugalah yang menjadi salah satu penyebab buruknya permainan Milan. Kurang tenangnya Gattuso dalam memimpin pasukannya membuat timnya harus kalah dalam jumlah pemain.
Unggul jumlah pemain, Inter semakin mendominasi jalannya pertandingan. Hasilnya, pada menit ke-45, Maicon yang merangsek dari sisi kiri pertahanan Milan kembali merobek jala Milan yang dijaga oleh Marco Storari. Penampilan Jankulovski yang menjaga daerah kiri pertahanan Milan pun menjadi faktor kedua penyebab kekalahan ini. 3 gol inter banyak disebabkan karena sering terlambatnya Jankulovski untuk turun membantu pertahanan sehingga daerahnya sering kosong. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, pelatih Milan, Leonardo melakukan dua pergantian. Mantan pelatih Milan itu memasukkan Massimo Ambrosini menggantikan Marco Borriello dan Clarence Seedorf menggantikan Mathieu Flamini.
Strategi ini tak banyak membantu. Pasalnya, Formasi 4-3-3 membuat para pemain Milan yang sedari awal seolah bingung dengan apa yang harus dilakukan saat menguasai bola. Inilah Faktor terakhir penyebab Inter dengan mudah mengalahkan Milan. Leonardo seakan terlalu memaksakan untuk menerapkan formasi Favoritnya tersebut. Inter pun akhirnya dengan mudah menggempur pertahanan Milan.
Eto'o bahkan kembali merobek jala Milan di menit ke-63. Untungnya, gol ini dianulir karena hakim garis telah lebih dulu mengangkat bendera tanda off side.
Inter baru benar-benar menambah golnya tiga menit kemudian. Kali ini lewat aksi Dejan Stankovic. Skor kembali berubah menjadi 4-0 untuk Inter.
Milan mencoba memperkecil kekalahannya lewat Huntelaar pada menit ke-69 dan menit ke-86. Namun tendangan Huntelaar masih dapat diamankan oleh Julio Cesar. Hingga babak kedua berakhir tak satupun gol yang mampu diciptakan Milan dan skor pun tak berubah 4-0 untuk Inter.
Susunan Pemain
AC Milan
Marco Storari (G), Thiaguinho, Alessandro Nesta, Andrea Pirlo, Marek Jankulovski, Gianluca Zambrotta, Ronaldinho/Klaas-Jan Huntelaar (64'), Mathieu Flamini/Clarence Seedorf (45'), Ivan Gennaro Gattuso (KM), Marco Borriello/Massimo Ambrosini (45'), Pato,
Inter Milan
Julio César (G), Walter Samuel, Ferreira Lucio, Dejan Stankovic, Cristian Chivu, Maicon, Wesley Sneijder/Patrick Vieira (74'), Thiago Motta/Sulley Muntar (60'), Javier Zanetti, Samuel Eto'o, Alberto Diego Milito/Mario Balotelli (79')
Diposkan oleh
Uphank
di
4:56:00 AM
2
komentar
Label: Derby, Hasil Pertandingan
29 Agustus 2009
Ac Milan Vs Inter Milan
Milan - AC Milan dan Inter Milan akan menyuguhkan pola nyaris sama dalam Derby della Madonnina, Minggu 30 Agustus 2009. Kapasitas sutradara di belakang layar dan kondisi terkini tim akan menentukan hasil akhirnya.
Tampil buruk selama pramusim, AC Milan menoreh kemenangan 2-1 di kandang Siena, Sabtu 22 Agustus 2009 lalu. Ronaldinho bukan hanya menjadi trequartista tapi juga fantasista yang mampu menghadirkan perbedaan di kubu Rossoneri. Penampilan apik Ronaldinho didukung oleh kecemerlangan Alexandre Pato di depan.
Pelatih anyar Milan, Leonardo beberapa kali menyebut bahwa skuad Rossoneri masih butuh banyak adaptasi memainkan pola menyerang 4-3-3 atau varian 4-3-1-2 tanpa Ricardo Kaka.
Inter tampaknya juga akan memakai pola nyaris serupa. Meski cemerlang di pramusim, Pelatih Inter Mourinho harus segera merapatkan kesolidan pasukannya.
Sebaliknya, pola 4-3-3 Milan kian sempurna jika striker Belanda, Klaas-Jan Huntelaar melakukan debut di Serie A. Formasi tridente atau trisula tajam ini akan sangat menakutkan Inter.
Apalagi, Milan punya gelandang tangguh hebat seperti Clarence Seedorf dan Mathieu Flamini. Tapi, tampaknya Leonardo takkan mengubah The Winning Team, seperti laga pertama.
Di lini belakang, penampilan Thiago Silva bersama Rossoneri selama pramusim banyak menuai pujian karena kemampuan adaptasi cepatnya. Komposisi backfour Silva, Marek Jankulovski, Alessandro Nesta dan Gianluca Zambrotta sudah sangat paten.
Di kubu Inter, Lucio menjadi salah satu rekrutan terbaik di jantung pertahanan. Tapi, jika skuad maut yang diturunkan Mourinhho tak segera beradaptasi, itu takkan berpengaruh apa-apa.
Leonardo bisa memetik keuntungan dari belum padunya skuad Inter. Milan bisa menang meski tak punya materi sementereng Inter. Prediksi MS jika Milan bermain dengan baik skor 2-1 untuk kemenangan Milan bukanlah hal yang mustahil. Bagaimana menurut Anda?
Berikut daftar pemain Milan yang akan dibawa oleh Leonardo:
Roma, Storari, Antonini, Favalli, Jankulovski, Nesta, Onyewu, Thiago Silva, Zambrotta, Abate, Ambrosini, Flamini, Gattuso, Pirlo, Seedorf, Borriello, Inzaghi, Pato, Ronaldinho, Huntelaar.
Diposkan oleh
Uphank
di
6:44:00 PM
0
komentar
Leonardo: Inter Memang Kuat, Tapi Tidak Bagus
Milan - Pelatih AC Milan, Leonardo menilai Inter Milan adalah tim yang kuat secara fisik namun tidak punya permainan bagus. Itu memungkinkan Inter meraih kemenangan, walau bermain jelek. Menurutnya, itu adalah sesuatu yang sulit dilakukan oleh Milan.
"Milan selalu mendasarkan sukses mereka kepada talenta, sementara Inter mendominasi Serie-A dalam beberapa tahun terakhir dengan kekuatan fisik belaka dan itu berarti, tak perlu memainkan sepak bola yang bagus," paparnya.
"Itu kenapa secara tradisional, I Rossoneri berbuat lebih baik di Eropa, di mana tim-tim lebih terbuka. Apa yang harus kami pelajari adalah bagaimana meraih kemenangan sekalipun bermain jelek," lanjutnya.
Leonardo yakin, anak-anak didiknya bisa mengatasi permainan keras Inter dan meraih kemenangan dalam "Derby della Madonnina". Satu-satunya hal yang dikhawatirkan Leonardo adalah perubahan taktik tiba-tiba yang biasa dilakukan pelatih Inter, Jose Mourinho. Apalagi, Inter kini memiliki banyak amunisi baru.
"Derbi kali ini terlalu cepat terjadi. Namun, level konsentrasi kami tak akan berubah," tegasnya.
"Hal yang paling mengkhawatirkanku adalah sistem karena Jose Mourinho sering melakukan pergantian selama pertandingan dan memiliki banyak pilihan. Mereka adalah tim yang sulit diduga," tambahnya.
Diposkan oleh
Uphank
di
6:39:00 PM
1 komentar
Pirlo Mirip Rivera dan Baresi
Milan - Sudah delapan tahun Andrea Pirlo berseragam Rossoneri dan dia memiliki persyaratan untuk kelak menjadi pemain legendaris AC Milan, seperti halnya figur Gianni Rivera dan Franco Baresi.
Pirlo nyaris pindah ke Chelsea di musim ini sebelum ia memutuskan bertahan di San Siro. Pemain berusia 30 tahun ini kemudian mengutarakan keinginannya menghabiskan karir bersama Il Diavolo.
Milan memang bukan satu-satunya klub Pirlo, sebagaimana ia pernah memperkuat Brescia, Inter Milan, dan Reggina. Namun, dengan Milan-lah ia merajut masa keemasan dengan memenangi berbagai gelar juara, domestik maupun Eropa.
"Baresi, Rivera dan Paolo Maldini adalah panji-panji Milan sesungguhnya. Aku 'kan pernah membela klub lain," ujar Pirlo dalam situs Milan, Jumat (28/8/2009).
"Sebagai pemain, saya merasa punya kemiripan dengan Rivera dalam hal asal-usul dan skill. Dengan Baresi, kami adalah orang-orang yang tak banyak bicara, yang cuma bicara dengan fakta-fakta dan di lapangan," sambungnya.
Ini adalah musim kesembilan Pirlo di Milan dan dia berharap timnya bisa mencapai perbaikan kualitas dan prestasi, setelah tampil mengecewakan di musim lalu.
"(Pelatih) Leonardo bekerja keras untuk tim ini dan kami termotivasi. Ronaldinho sangat bagus dan akan membantu kami."
Tentang isu Silvio Berlusconi akan menjual Milan, ia mengatakan, "Saya pikir hal itu takkan terjadi. Income lebih banyak akan kami peroleh, berkat sumber daya klub ini, bukan dari investasi pribadi dari keluarga Berlusconi. Tapi pemiliknya akan tetap sama."
Diposkan oleh
Uphank
di
6:32:00 PM
0
komentar

